Surat dalam Al-Qur'an yang Terdapat Dua Ayat Sajdah

Surat dalam Al-Qur’an yang Terdapat Dua Ayat Sajdah

Dalam Al-Qur’an, hanya ada satu surat yang memiliki dua ayat sajdah, yaitu Surah Al-Hajj. Ini adalah keistimewaan yang tidak dimiliki surat lain, dan para ulama sepakat bahwa kedua ayat tersebut sama-sama menganjurkan sujud tilawah bagi yang membaca atau mendengarnya.

Surah Al-Hajj dan Keistimewaannya

Surah Al-Hajj adalah surat ke-22 dalam Al-Qur’an. Surat ini termasuk golongan surat Madaniyyah menurut pendapat mayoritas ulama, meskipun sebagian ayatnya diturunkan di Mekah. Di antara ratusan ayat yang tersebar dalam Al-Qur’an, terdapat 15 ayat sajdah secara keseluruhan, dan dua di antaranya ada dalam satu surat ini.

Dua ayat sajdah dalam Surah Al-Hajj adalah ayat 18 dan ayat 77.

Ayat Sajdah Pertama: Al-Hajj Ayat 18

Allah berfirman:

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِّنَ النَّاسِ

“Tidakkah engkau melihat bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, matahari, bulan, bintang-bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan melata, dan banyak di antara manusia.” (QS. Al-Hajj: 18)

Ayat ini mengingatkan bahwa seluruh alam semesta, dari bintang yang berpijar hingga pepohonan yang tumbuh, semuanya bersujud kepada Allah. Ketika kita membaca ayat ini, sujud tilawah menjadi bentuk keselarasan kita dengan seluruh ciptaan-Nya.

Ayat Sajdah Kedua: Al-Hajj Ayat 77

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu, serta lakukanlah kebaikan agar kamu beruntung.” (QS. Al-Hajj: 77)

Ayat ini bukan sekadar perintah sujud dalam tilawah. Ia adalah seruan langsung dari Allah kepada orang-orang beriman untuk tunduk, merendah, dan mengerjakan kebaikan. Para ulama menyebut ayat inilah yang menjadikan Surah Al-Hajj sangat istimewa karena sujud di sini bersifat perintah langsung (amr), bukan sekadar berita tentang sujud makhluk lain.

Perbedaan Pandangan Ulama tentang Ayat Sajdah Kedua

Menarik untuk diketahui bahwa para ulama sedikit berbeda pandangan terkait ayat sajdah kedua di Surah Al-Hajj ini.

  • Imam Syafi’i dan Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa kedua ayat tersebut, baik ayat 18 maupun ayat 77, adalah tempat sujud tilawah.
  • Imam Abu Hanifah hanya menghitung ayat 77 sebagai sujud tilawah, sementara ayat 18 tidak.
  • Imam Malik dalam salah satu riwayat hanya menghitung ayat 18.

Perbedaan ini lahir dari ijtihad para imam yang semuanya berlandaskan dalil. Bagi kita sebagai umat, mengikuti salah satu pendapat ini dengan pemahaman yang tepat adalah bentuk mengamalkan ilmu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhu:

“Surah Al-Hajj diistimewakan dengan dua sujud. Barangsiapa tidak melakukannya, janganlah ia membacanya.”

Hadits ini menunjukkan betapa seriusnya anjuran sujud tilawah di surat ini.

BACA JUGA: 7 Imam Qiraat Sab’ah, Tokoh Penjaga Cara Baca Al-Qur’an yang Shahih

Hikmah Dua Ayat Sajdah dalam Satu Surat

Ada pelajaran indah yang bisa kita ambil dari keberadaan dua ayat sajdah dalam Surah Al-Hajj.

Ayat 18 mengajarkan bahwa sujud adalah fitrah seluruh alam. Artinya, ketika kita bersujud, kita sedang menyatu dengan ritme semesta.

Ayat 77 mengajarkan bahwa sujud adalah perintah langsung kepada orang beriman, dan diiringi dengan ajakan berbuat kebaikan. Sujud bukan sekadar gerakan fisik, melainkan titik tolak untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Inilah salah satu kedalaman Al-Qur’an yang terus menakjubkan. Setiap kali kita membacanya dengan tartil dan penuh tadabbur, ada lapisan makna baru yang terbuka.

Bagi Anda yang ingin anak atau keluarga tumbuh mencintai Al-Qur’an sejak dini, menghafalkannya dengan pemahaman yang benar adalah investasi terbaik. Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Syekh Ali Jaber hadir untuk menemani perjalanan itu. Program tahfidz kami dirancang dengan metode yang terstruktur, lingkungan yang kondusif, dan pembimbing yang berpengalaman.

Jika Anda ingin mendukung lahirnya lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an, Anda bisa berkontribusi melalui sedekah jariyah. Setiap rupiah yang diberikan insyaAllah akan mengalir terus pahalanya, selama ada santri yang membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.

FAQ: Pertanyaan Seputar Ayat Sajdah dalam Al-Qur’an

1. Berapa total ayat sajdah dalam Al-Qur’an?

Menurut pendapat mayoritas ulama, terdapat 15 ayat sajdah dalam Al-Qur’an. Jumlah ini bisa berbeda sedikit tergantung mazhab yang diikuti, antara 14 hingga 15 ayat.

2. Apa yang dimaksud sujud tilawah?

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur’an yang mengandung perintah atau isyarat sujud. Hukumnya sunnah menurut mayoritas ulama, bukan wajib.

3. Bagaimana cara melakukan sujud tilawah?

Sujud tilawah dilakukan dengan satu kali sujud, disertai takbir saat turun dan bangkit. Tidak disyaratkan wudhu menurut sebagian ulama, namun lebih utama dalam keadaan suci. Bacaannya antara lain “Subhaana Rabbiyal A’laa” atau doa sujud tilawah yang diajarkan Nabi.

4. Apakah sujud tilawah wajib dilakukan saat membaca Surah Al-Hajj?

Mayoritas ulama menyatakan sujud tilawah hukumnya sunnah, bukan wajib. Namun hadits yang menyebutkan keistimewaan dua sujud di Surah Al-Hajj menunjukkan sangat dianjurkan untuk tidak melewatkannya.

5. Apakah anak-anak yang belajar tahfidz perlu memahami ayat sajdah?

Ya, sangat penting. Memahami ayat sajdah adalah bagian dari ilmu tajwid dan adab membaca Al-Qur’an. Di pesantren tahfidz yang baik, santri tidak hanya diajarkan hafalan, tetapi juga pemahaman tentang tata cara membaca yang benar termasuk sujud tilawah.

Penutup

Surah Al-Hajj dengan dua ayat sajdahnya adalah pengingat yang indah bahwa Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan panduan hidup yang terus mengajak kita untuk tunduk kepada Allah dan berbuat kebaikan.

Jika Anda ingin turut ambil bagian dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat hafalan, tapi juga paham maknanya, Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Syekh Ali Jaber membuka pintu untuk Anda.

Daftarkan putra-putri Anda atau salurkan sedekah terbaik Anda melalui:

Semoga Allah menjadikan setiap langkah kita dalam mendukung Al-Qur’an sebagai amal jariyah yang tidak terputus pahalanya. Aamiin.