Rencana Strategis
Komponen Utama Rencana Strategis
Arah Strategis
Analisis Strategis
Perencanaan Strategis
Rencana Operasional
Evaluasi dan Pengawasan
- Visi
- Misi
- Nilai-nilai utama
- Penetapan strategi
- Analisis standar keunggulan lembaga amal
- Evaluasi mandiri
- Analisis lingkungan internal Organisasi Iqraa ASEAN
- Analisis lingkungan eksternal Organisasi Iqraa ASEAN
- Menentukan tujuan strategis dan bobot prioritasnya
- Menyusun prioritas utama
- Menetapkan indikator kinerja kunci
- Mengidentifikasi proyek-proyek strategis
- Menyusun prosedur dan langkah-langkah operasional
- Penyusunan jadwal operasional
- Persetujuan anggaran
- Penyediaan sarana dan sumber daya pendukung
- Pengembangan alat evaluasi dan pemantauan
- Pelaksanaan evaluasi berkala
- Rencana peningkatan dan penguatan
- Laporan triwulanan dan tahunan
Tujuan Strategis
- Meraih keutamaan yang dijanjikan Rasulullah ﷺ: “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
- Melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang menguasai dan memahami dengan baik.
- Membangkitkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di hati umat Muslim dan memperkuat pemahaman akan keagungan Al-Qur’an.
- Mempersiapkan penghafal Al-Qur’an yang mampu menjadi imam masjid dan mengajarkan Al-Qur’an.
- Membangun generasi Qurani yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman akhlak dan perilaku mereka (Al-Qur’an hidup di dunia).
- Meningkatkan kualitas dan kesempurnaan dalam proses pengajaran dan pemberian ijazah Al-Qur’an.
- Menyelenggarakan kompetisi Al-Qur’an di tingkat nasional dan internasional.
- Mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengagungkan Al-Qur’an dan menjadikan belajar serta menghafal Al-Qur’an sebagai budaya.
- Membuka kesempatan bagi para dermawan untuk mendukung secara finansial program hafalan dan pengajaran Al-Qur’an.
- Menjaga kesinambungan sanad bacaan Al-Qur’an sebagaimana diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan diwariskan oleh para sahabat.
- Melahirkan pengajar yang terampil dan penghafal Al-Qur’an yang memiliki kompetensi profesional sebagai pengajar.
- Memastikan keberlanjutan finansial untuk kegiatan amal dalam organisasi.
- Membentuk wakaf amal yang mendukung keberlanjutan finansial jangka panjang untuk program pengajaran dan hafalan Al-Qur’an.
- Membangun struktur manajemen yang inovatif dan efisien.
- Mengembangkan media kreatif untuk menyebarluaskan ilmu Al-Qur’an.
- Mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam proses pengajaran dan hafalan Al-Qur’an.
- Menumbuhkan budaya inovasi dan kreativitas dalam metode pengajaran dan hafalan Al-Qur’an.
- Mengembangkan sistem manajemen yang modern untuk mencapai standar keunggulan lembaga dalam pengajaran dan hafalan Al-Qur’an.